Monday, April 2, 2012

Contoh Laporan PPL BAB III

Posted By: Randy Ikas - Monday, April 02, 2012

Share

& Comment


          BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK PEMBELAJARAN /BIMBINGAN KONSELING/PELAKSANAAN PROGRAM

 1.1.   Waktu dan Tempat Kegiatan
3.2.1.      Waktu
§  Orientasi dan observasi serta partisipasi
Pelaksanaan observasi dan orientasi dilakukan selama satu sampai dengan dua minggu, selama mahasiswa diserahkan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kupang. Guru pamong/pamong belajar dan pihak-pihak lain yang terlibat bertujuan untukmemperoleh pengetahuan serta pengalaman pendahuluan tentang keadaan sekolah di SMP Negeri 4 Kupang.
§  Pelaksanaan program pengalaman lapangan
Kegiatan orientasi dan observasi dilanjutkan dengan kegiatan program pengalaman lapangan di sekolah. Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kupang dilaksanakan sesuai dengan kalender kuliah dan diselenggarakan berdasarkan system block atau system unit yang disepakati oleh UPT PPL, LPTK (FKIP), bersama-sama dengan kepalasekolah /Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten/Kota tempat latihan. Kegiatan PPL II diselenggarakan selama satu semester yaitu semester ganjil.
3.2.1.      Tempat Kegiatan
Kegiatan PPL diselenggarakan di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri 4 Kupang yang ada hubungannya dengan jurusan/program studi yang ada di FKIP Undana baik negeri maupun swasta, yang telah disetujui oleh Dinas Pendidikan provinsi, Dinas pendidikan kabupaten/Kota, Yayasan Pendidikan, Lembaga dan Pengarah LPTK dilaksanakan pada semester ganjil.

1.2.   Tahapan dan Materi Kegiatan
3.2.1.      Tahapan
           Pelatihan praktik pembelajaran adalah praktekpembelajaran yang dilaksanakan praktikan di kelassecara nyata pada PPL. Pelatihan praktek pembelajaran dilaksanakan oleh setiap mahasiswa PPL untuk meningkatkan keterampilan mengajar dalam situasi kelas yang sesungguhnya. Komponen yang dilatihkan terutama adalah: penerapan model-model pembelajaran bidang  studi atau pembelajaran yang mengintegrasukan berbagai kompetensi (kompetensi pedagogic, kompetesi kepribadian, kompetensi social, dan kompetensi professional) secara utuh alam situasi nyata di sekolah di bawah bimbingan Guru Pamong dan Dosen pembimbing. Kegiatan praktik pembelajaran untk mahasiswa S1 reguler dan akta mengajar dilaksanaan di SMP yaitu SMP Negeri 4 Kupang.
           Praktek pengalaman lapangan, calon guru diharapkan mampu berlatih dan mampu mengintegrasikan 4 komponen guru secara utuh dalam proses pembelajaran. Secara rinci empat kompetensi dimaksud antara lain:
(a)    Kompetensi Guru
Peraturan pemerintah No. 74 2008 tentang guru, yang dimaksud guru adalah pendidik profsional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai,dan mengevaluasi peserta didik pada pendidkan anak usia dini jalur pendidikan formal pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
      Secara rinci 4 (empat) kompetensi tersebut adalah:
1)      Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan Guru dalam pengelolaan pembelajaran peserta didik yang sekurang-kurangnya meliputi:
Ø  Pemahaman wawasan atau landasan kependidikan;
Ø  Pemahaman terhadap peserta didik;
Ø  Pengembangan kurikulum atau silabus ;
Ø  Perencanaan pembelajaran;
Ø  Pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis;
Ø  Pemanfaatan teknologi pembelajaran;
Ø  Evaluasi hasil belajar;
Ø  Pengembangan peserta didik untuk mengaktualisaskan berbagai potensi yang dimilikinya.
2)      Kompetensi kepribadian sekurang-kurangnya mencakup kepribadian yang:
Ø  Beriman dan bertakwa
Ø  Berakhlak mulia
Ø  Arif dan bijaksana
Ø  Demokratis
Ø  Mantap
Ø  Berwibawa
Ø  Stabil
Ø  Dewasa
Ø  Jujur
Ø  Sportif
Ø  Menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat
Ø  Secara obyektif mengevaluasi kinerja sendiri
Ø  Mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan
3)      Kompetensi social merupakan kemampuan Guru sebagai bagian dari masyarakat yang sekurang-kurangnya meliputi kompetensi untuk:
Ø  Berkomunikaasi lisan, tulis, dan/atau isyarat secara langsung
Ø  Menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional
Ø  Bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesame pendidik, tenaga kependidikan, pimpinan satuan kependidikan, orang tua wali peserta didik;
Ø  Bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar dengan mengindahkan norma serta system nilai yang berlaku;
Ø  Menerapkan perinsip persaudaraan sejati dan semangat kebersamaan.
4)      Kompetensi professional merupakan kemampuan Guru dalam menguasai pengetahuan bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni dan budaya yang diampunya yang sekurang-kurangnya meliputi penguasaan:
Ø  Materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan standar isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu;
Ø  Konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu.
(b)   Pelatihan Pembelajaran Terbimbing
Focus perhatian dalam pelatihan/praktik terbimbing adalah:
1.      mahasiswa melakukan kerja praktek, membuat pemetaan kompetensi, penyusunan program tahunan, proram semester, silabus, penyusunan RPP, dan menyusun instrument penilaian yang akan dipraktikan di sekolah SMP Negeri 4 Kupng.
2.      mahasiswa melakukan kerja praktik dalak rangka mencari /membuat alat/media pembelajaran dan latihan cara menggunakanya sebelum latihan praktik mengajar.
3.      mahasiswa melakukan kerja praktik pembelajaran untuk berlatih sekaligus sebagai kerja praktik/mengajar dalam menguasai konsep materi pelajaran sesuai persiapan mengajar/rencana pembelajaran yang telah disetujui oleh guru pamong dan dosen pembimbing.
4.      mahasiswa mengerjakan tugas-tugas kependidikan launya atau manajemen berbasis sekolah.
Pendekatan pembimbingan yang dipakai dalam pelatihan pembelajaran terbimbing dan tugas- tugas keguruan lainnya oleh GP dan DP dengan menggunakan tiga macam strategi pelatihan yaitu :
Ø  pemodelan,
Ø  kerja praktik, dan
Ø  supervisi klinis.
(c)    Pelatihan Pembelajaran Mandiri
Berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian dari GP dan DP seorang mahasiswa calon guru/pendidik dapat menguji ujian atau tidak jika dinyatakan belum dapat mengikuti ujian, maka mahasiswa harus berulang selama waktu yang telah ditetapkan dan disepakati.
Ruang lingkup kegiatan latihan pembelajaran mandiri, praktikan melakukan :
Ø  Sebagai calon guru kelas (PGSD) dan tugas guru bidang studi (program S1 prajabatan) yaitu membuat program pembelajaran seperti : pemetaan Kompetensi Dasar, Program Tahunan, Program Semester, Silabus, RP Media untuk mata pelajaran atau bidang studi tertentu.
Ø  Melaksanakan tugas pembelajaran bidang studi tertentu.
Ø  Memilih dan menggunakan berbagai strategi pembelajaran yang fer sehingga mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas.
Ø  Memilih dan menggunakan berbagai sumber/media yang tepat sehingga mewujudkan pembelajaran/ pembimbingan yang efektif.
Ø  Menganalisis hasil penilaian dan melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian.
Ø  Tugas manajemen pendidikan di sekolah membuat daftar kelas, laporan bulanan, daftar hadir, buku induk, buku agenda, dan lain- lain.
(d)   Ujian praktik
Ujian praktik dilaksanakan jika guru pamomg dan dosen pembimbingtelah bersepakat bahwa praktikum telah mencapai kualitas hasil pelatihan cukup memadai dan mahsiswa sudah siap untuk mengikuti ujia praktik. Waktu ujian ditetapkan sesuai dengan kesepakatan guru pamong dan dosen pembimbing.
Mahasiswa / Praktikan yang menempuh ujian praktik pembelajaran, wajib:
Ø  Menyerahkan laporan akhir PPL dan tugas-tugas non mengajar lainnya yang diketaui guru pamong, dosen pembimbing dan disyahkan oleh kepala sekolah
Ø  Paling lambat satu minggu sebelum ujian praktik pembelajaran, mahasiswa sudah harus mengambil materi / tugas untuk ujian dan mengkomunikasikan waktu pelaksanaan ujian dengan dosen pembimbing.
Ø  Menyerahkan persiapan tertulis (silabus dan RPP) kepada guru pamong dan dosen pembimbing, selambat-lambatnya dua hari sebelum ujian, sambil mengingatkan dan memohon dosen pembimbing untuk hadir menguji saat ujian.
Ø  Paling lambat satu hari sebelum ujian mahasiswa telah mengkomunikasikan jadwal dan waktu ujian kepada dosen pembimbing.
Ø  Apabila dosen pembimbing berhalangan hadir karena tugas luar, dosen pembimbing dimana mahsiswa berpraktek / ketua program studi / ketua jurusan / ketua UPT PPL untuk segera mencari pengganti penguji atau menunda waktu ujian.
3.2.1.      Materi Kegiatan
Sesuai tujuan yaitu membentuk guru/ pendidik berkompetensi utuh yang ingin dicapai, materi Pelaksanaan Pengalaman Lapangan mencakup:
a.         Orientasi dan observasi serta praktikan berpartisipasi aktif pada satuan pendidikan.
b.         Praktikan:
Calon guru kelas, guru mata pelajaran SMP Negeri 4 Kupang:
1.      Berlatih melakukan praktik pembelajaran terbimbing (merancang dan melaksanakan pembelajaran)
2.      Melaksanakan pembelajaran mandiri (merancang dan melaksanakan pembelajaran)
3.      Ujian praktik pembelajaran (merancang dan melkasanakan pembelajaran)
4.      Berlatih melakukan tugas pembimbingan kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran/ bidang tertentu
5.      Mengerjakan tugas-tugas manajemen berbasis sekolah
6.      Membuat laporan akhir  Praktik Pengalaman Lapangan (laporan akhir PPL)
1.3.   Proses Pembimbingan (dengan guru pamong dan dosen pembimbing)
Dalam menjalankan Program Pengalaman Lapangan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kupang, calon guru sebelum melaksanak proses belajar mengajar di kelas harus melaksanakan proses bimbingan dengan guru pamong dan dosen pembimbing yaitu mengenai: Program Semester, Program Tahunan, Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) serta kesulitan-kesulitan yang didapati dalam melaksanakan Program Pengalaman Lapangan


1.4.    Hal-hal yang mendukung dan menghambat pelaksanaan praktek
Hal-hal yang mendukung Program Pengalaman Lapangan di SMP Negeri 4 Kupang antara lain:
Ø  Tersedianya sumber informasi yang lengkap dalam melaksanakan observasi dan dalam Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan.
Ø  Kondisi Sekolah, misalnya: ruangan kelas yang memadai, adanya perpustakaan, Ruang Multi Media, Laboratorium IPA, tersedianya lapangan upacara, kantin sekolah.
Ø  Terjalinnya relasi / kerjasama yang baik antara: calon guru, murid, guru pamong, dan perangkat sekolah secara umum.
Ø  Letak sekolah yang sangat strategis.
Ø  Lingkungan sekolah yang ASRI.
Ø  Adanya Satpam dan Cleaning Service
Hal-hal yang Menghambat Program Pengalaman Lapangan di SMP Negeri 4 Kupang antara lain:
Ø  Organisasi Intra sekolah tepatnya OSIS yang belum dipilih, sehingga program OSIS tidak berjalan semestinya.
Ø  Pemanfaatan mading yang tidak berjalan sehingga kreatifitas siswa dalam menulis serta mengemukakan ide, gagasan tidak tersalurkan.
Ø  Kurangnya motivasi terhadap beberapa siswa dalam mengikuti proses belajar-mengajar seperti sering terlambat, tidak membawa LKS, tidak mengerjakan tugas, dan lain-lain.
1.5.   Alternatif pemecahan masalah yang dilakukan praktikan mengatasi hambatan

1.6.   Refleksi diri
(……………..…jelaskan masing-masing…………………)


About IKASMEDIA.COM

IKASMEDIA adalah blog yang didedikasikan untuk membangun pendidikan melalui khususnya pendidikan di daerah 3T Mari bersama membangun indonesia menuju generasi emas dan indonesia sejahterah. Kupang 2015

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2015 IKASMEDIA™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.