Monday, April 2, 2012

Contoh Laporan PPL BAB II (Bagian 2)

Posted By: Randy Ikas - Monday, April 02, 2012

Share

& Comment


BAB II ( Bagian 2)
1.1.8 Laboratorium
Laboratorium merupakan suatu tempat kegiatan praktek bagi siswa-siswi, selain materi atau teori yang diterima pastiokan membutuhkan sarana serta perasarana untuk praktek
Adapun tata tertib laboratorium adalah sebagai berikut;
  1. Aturan:
-        Siswa yang akan berpraktekdi laboratorium supaya masuk dengan tertib dan tenang
-        Siswa duduk menurut kelompoknya masing-masing
-        Berhati-hatilah menggunakan alat atau bahan
-        Selama praktek supaya selalu tenang
-        Gunakan bahan secukupnya
-        Sewaku praktek supaya berpakaian lab (putih-putih bila diperlukan)
  1. Perintah;
-        Kerjakan tugasmu sesuai  dengan petunjuk
-        Telitilah terlebih dahulu alat atau bahan yang akan digunakan
-        Mintalah penjelasan pada guru pembimbing bila terdapat kesukaran atau kerusakan alat
-        Bersihkanlah kemali alat-alat dan tempat setelah selesai paktek
-        Aturlah kembali alat atau bahan seperti semula
-        Matikanlahaliran listrik, air setelah selesai percobaan
-        Cucilah tangan anda dengan sabun bila selesai praktek
  1. Larangan:
-        Dilarang memasuki lab sebelum diperintahkan /tanda izin dari guru pembimbing
-        Dilarang menggunakan alat atau bahan yang tidak dipakai dalam percobaan tersebut
-        Dilarang membawa alat atau bahann ke luar ruang tanpa izin guu pembimbing
-        Dilarang mengganggu awan yang sedang melakukan praktikum
-        Dilarang makan, minum, meokok dalam laboratorium.
  1. Sangsi:
-        Siswa yang merusakan atau memecahkan alat karena kecerobohannya sendiri diharuskan menggantinya
-        Siswa yang dengan sengaja membawa  pulang alat  atau bahan dari lab akan diskors dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kesalahannya
-        Siswa yang membuat gaduhpada saat praktikun akan dikeluarkan dari laboratorium
-        Siswa yang dengan sengaja melanggar hal-hal sebagaimana tersebut di atas yaitu “anjuran, perintah dan larangan” akan dilarang untuk mengikuti praktikun seterusnya pada tahun ajaran bersangkutan.


             1.1.9 Guru bimbingan koseling
                        Bimbingan dan konseling adalah pelayaan bantuan untuk  peserta didik, baik secara perorangan, kelompok agar mampu dan mandiri berkembang secara optimal , dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan social, kemampuan belajar, dan perencanaan karir, melalui berbagai jenislayanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Guru konseling memiliki paradigma serta visi dan misi yaitu sebagai berikut:
  1. Paradigma
Paradigma konseling adalah pelayanan bantuan psiko pendidikan dalam bingkai budaya. Artinya, pelayanan konseling berdasarkan kaidah-kaidah ilmu dan teknologi pendidikan serta pisikolori yang dikemas dalam kaji terapan pelayanan konseling yang diwarnai oleh budaya lingkingan peserta didik.
  1. Visi
Visi pelayanan konseling adalah terwujudnya kehidupan manusia yang membahagiakan melalui terjadinya pelayana bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang secara optimal, mandiri dan bahagia
  1. Misi
Misi pelayana konseling antara lain adalah:
1)      Misi pendidikan, yaitu memfasilittasi peserta pengembangan didik melalui pembentukan perilaku efektif –normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan
2)      Misi pengembangan,yaitu memvasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di dalam lingkingan sekolah, keluarga dan masyarakat
3)      Misi pengantasa masalah, yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari.
  1. prinsip dan asas konseling
a             perinsip-perinsip konseling berkenaandengan permasalahan yang dialami peserta didik, progeam pelayanan, serta tujuan pelaksanaan pelayanan
b     asas-asas konseling meliputi asas kerahasiaan,kesukarelaan, keterbukaan, kegiatan, kemandirian, kekinikan, kedinamisan, keterpaduan, kenormatifan, keahlian, alih tangan kasus dan tut wuri handayani.
            1.1.10 Bimbingan belajar siswa/warga belajar
                        Bimbingan belajar siswa merupakan salah satu tindakan yang diperlukan guna meningkatkan mutu pendidikan yang lebih bagus, pada sekolah SMP Negeri 4 Kupang bimbingan belajar selain dilakukan pada saat mata pelajaran berlangsung juga dilakukan ketika saat tertentu seperti menjelang ujian semester atau ujian akhir nasional (UAN) dan ujiann akhir sekolah (UAS). Siswa dan siswi dibimbing guna memperoleh dan membentuk pribadi yang baik serta berkualitas, dengan adanya bimbngan tersebut maka tingkat pengetehuan yang  dimiliki siswa akan mejadi bertambah sehingga akan mempengaruhi kualitas siswa dan sekolah.
            1.1.11 Ekstra kurikuler
                        Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melelui kegiatan yang secara khusus diselenggaraka oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah.
Kegiatan ekstrakurikuler juga mempnyai visi dan misi yaitu sebagai berikut;
a         visi
      visi kegiatan ekstra kurikuler adalah berkembangnya potensi, bakat dan minat secara optimal, serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
b        Misi
      misi kegiatan ekstra kurikuler adalah sebagai berikut:
1.  menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih oleh peserta didik sebagai kegiatan pengembangan diri di luar mata pelajaran
2.      menyelenggarakan kegiatan di luar mata pelajaran dengan mengacu pada kebutuhan, potensi, bakat, dan minat peserta didik
kegiatan ekstrekurikuler memiliki fungsi antara lain
1.      pengembangan, yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi, bakat dan minat peserta didik.
2.      social, yaitu fungsi kegiatanekstrakurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab social secara didik
3.      rekreatif, yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan suasana rileks, mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan
4.      persiapankarir, yaitu fungsi kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan kesiapan karier peserta didik.
Perinsipkegiatan ekstrakurikuler
1.      individual, yaitu perinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai denga potensi, bakat dan minatpeserta didiksecara individual.
2.      pilihan, yaitu perinsipkegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik
3.      keterlibatan aktif, yaitu perinsip kegiatan ekstrakurikuler yang menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh.
4.      menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuper dalam suasana yang mengembirakan dan menimbulkan kepuasan peserta didik.
5.      Ketos kerja, yaitu perinsip kegiatan ekstrakurikuler yang membengiun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.
6.      kemanfaatan social, yaitu perinsip kegiatan ekstrakurikuler yan dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.

Ekstra kurikuer yang pernah dijalankan pada SMP negeri 4 Kupang dalam bidang perlombaan/prestasi meliputi kejuaraan:
-              Takraw (juara kota dan propinsi) putrid
-              Olimpiade Sekolah Negeri terdiri dari
§  Renang putra dan putri (juara 1) kota
§  Pencak silat putra juara 2 propinsi
§  Catur putra dan putri (juara 1 putra) kota
§  Atletit
-              Cricket (juara 1).

            1.1.12 Organisasi dan fasilitas OSIS
OSIS merupakan  suatu wadah untuk mengembangkan bakat, minat, sikap, perilaku, mental dan kedisiplinan siswa.kegiata OSIS berupa kegiatan ekstrakurikuler , yang merupakan suatu kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam pelajaran yang diaksanakan di sekolah atau di luar sekolah untuk lebih memperluas wawasan, kemampuan,pemingkatan dan penerapan nilai-nilai pengetahuan yang telah dipelajari. Bentuk kegiatan ini dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Namun pada SMP Negeri 4 kupang ketua OSIS belum dipilih sehingga organisasi tersebut tidak menjalankan tugas dan tanggunag ajawabnya.
            Dasar pembentukan OSIS
  1. Pancasila
  2. UUD Tahun 1945
  3. Tap MPR No.11/MPR/1978 tentang GBHN
  4. Tap MPR No.11/MPR/1983 tentang GBHN
  5. Tap MPR No.11/MPR/1988 tentang GBHN
  6. Tap MPR No.11/MPR/1993
  7. UU No.2 tahun 1989
  8. Keputusan Presiden No.23 tahun 1973
  9. Keputusan Mendikbud No.3/U/1978

Tujuannya adalah;
1.         Meningkatkan keimanan dan ketakwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.         Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
3.         Meningkatkan kepribadian dan kemandirian
4.         mempertebal rasa tanggung jawab dan kebangsaan

Struktur pengurusa OSIS SMP Negeri 4 Kupang tahun pelajaran 2009/2010, dapat dilihat pada lampiran.
            1.1.13 Administrasi (karyawan dan sekolah)
tujuanpada sekolah lanjutan pertamaSMP Negeri 4 kupang memiliki administrasi yang lengkap dan jelas yang digunakan sebagai panduan untuk kepalasekolah dalam melaksanakan tugaasnya sebagai administrator, keberhasilan kepala sekolah melaksanakan tugasnya sebagai administrator di pengaruhi oleh kemampuannya dalam hal :
1.      memahami komponen-komponen pendidikan  yang ada di sekolah
2.      mengelola komponen-komponen pendidikan di dalam penyelenggara semua pendidikan
3.      mendayagunakan semua sarana dan prasarana yang ada di sekolah untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pendidikan.
ruang lingkup administrasi sekolah yang harus di kelola kepala sekolah meliputi :
1.      administrasi program pengajaran
2.      administrasi siwsa
3.      administrasi kepegawaiaan
4.      administrasi keuangan
5.      admistrasi perlengkapan
6.      administrasi tata persuratan
7.      administrasi perpustakaan
8.      administrasi pembinaan kesiswaan
9.      administrasi hubungan sekolah dan masyarakat
10.  administrasi labolatorium IPA
administrasi sekolah yang efisien dan efektif menggunakan beberapa pendekatan yaitu :
    1. beorientasi pada tujuan yang berarti, bahwa administrasi sekolah menunjang tercapainya tujuan pendidikan
    2. berorientasi kepada pendayagunaan semua sumber (tenaga, dana dan sarana) secara tepat  guna dan berhasil guna.
    3. mekanisme pengelolaan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan penilaian hasil kegiatan administrasi sekolah harus dilakukan secara sistematis dan terpadu
            1.1.14 Karya tulis ilmiah remaja
pada SMP Negeri 4 kupang pernah menyelenggarakan karya tulis ilmiah remaja tetapi pada tahun ini sudah tidak diselenggarakan lagi yang disebabkan karena belum dipilihnya ketua OSIS sehingga tidak bisa menjalankan programnya dengan baik.
            1.1.15  Karya ilmiah oleh guru/pamong belajar
karya ilmiah yang dilakukan guru pamong belajar pada saat periode ini tidak diselenggarakan lagi
            1.1.16 Koperasi sekolah/kelompok belajar
Sekolah menengah pertama negeri 4 kupang tidak memiliki koperasi sekolah tetapi hanya memiliki sebuah koperasi yang beranggotakan guru-guru dan pegawai yang bergerak Dibidang simpan p0injam. koperasi tersebut memiliki nama yaitu BOGENVILLE yang beranggatakan seluruh masrakat pendidikan di SMP Negeri 4 Kupang.
 

About IKASMEDIA.COM

IKASMEDIA adalah blog yang didedikasikan untuk membangun pendidikan melalui khususnya pendidikan di daerah 3T Mari bersama membangun indonesia menuju generasi emas dan indonesia sejahterah. Kupang 2015

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2015 IKASMEDIA™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.