Monday, April 2, 2012

Contoh Bahan Ajar Ketenagakerjaan SMA Kelas 2 (Bag. 3)

Posted By: Randy Ikas - Monday, April 02, 2012

Share

& Comment


MATERI  3
Tujuan pembelajaran
Siswa dapat :
§  Meyebutkan jenis –jenis pengangguran
§  Menjelaskan cara-cara mengatasi pengangguran di Indonesia
§  Menjelaskan  dampak pengangguran terhadap perekonomian

A.          JENIS- JENIS PENGANGGURAN

            Baik di negara maju maupun di negara berkembang pengangguran merupakan merupakan masalah yang sangat sulit untuk dicarikan jalan keluarnya. Agar dapat memecahkan masalah tersebut perlu dicermati lebih dahulu penyebab timbulnya pengangguran.
Tingkat partisipasi ini bisa saja dilambangkan dengan besarnya kesempatan kerja yang tersedia. Bila kesempatan kerja cukup besar maka tingkat partisipasi angkatan kerja cukup besar dan ini bisa menekan pengangguran, tetapi jika terjadi hal sebaliknya, maka pengangguran akan bertambah.

 Pengertian Pengangguran
Pengangguran : seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tapi belum memperolehnya
Pengangguran dibagi menjadi 2 golongan :
1.      Jenis pengangguran menurut lama waktu kerja

a.   OpenUnemployment (PengangguranTerbuka)
                    Open unemployment adalah pengangguran yang benar-benar tidak/belum bekerja. Hal ini bisa saja disebabkan karena kesempatan kerja yang sangat sedikit atau juga karena malas untuk bekerja.
pengangguran terbuka (Open Unemployment) terjadi bila TK sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan, pengangguran ini banyak disebabkan :
-          lapangan kerja tidak tersedia
-          lapangan kerja yang tersedia tidak cocok dengan latar belakang pendidikan atau tidak mau bekerja

b.      Under Unemployment (Setengah Menganggur)
Under unemployment adalah pekerja yang tidak menggunakan tenaganya untuk bekerja secara penuh. Bila diukur jumlah jam kerjanya, umumnya under unemployment mempunyai jam kerja di bawah 35 jam perminggu.
           Setengah menganggur (under unemployment), terjadi bila tenaga kerja secara optimum karena ketiadaan lapangan kerja / pekerjaan (TK bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu
c.       Disguissed Unemployment (pengangguran Terselubung)
 adalah pekerja yang menurut peraturan harus bekerja secara penuh, tetapi dalam praktiknya lebih banyak menganggur karena memang tidak  ada pekerjaan. Pekerja seperti ini umumnya terdapat pada kantor-kantor yang jumlah  pekerjanya lebih banyak dibandingkan tugas (pekerjaan yang ada).
Pengangguran terselubung (disguised Unemployment), terjadibila tenaga kerja tidak bekerja secara optimum karena memperoleh pekerjaan tidak sesuia degan bakat dan kemampuan
d.      Employed (Bekerja)
Employed atau bekerja adalah pekerja yang bekerja di bidang mana pun dengan diberikan bayaran. Definisi ini mencakup pula orang yang bekerja tetapi tidak masuk kerja karena sakit, cuti, atau pemogokan
 2.      Jenis pengangguran menurut penyebab :
a.       Pengangguran structural disebabkan :
- Pengangguran ini terjadi karena adanya ketidaksesuaian struktur angkatan kerja berdasarkan pendidikan dan keterampilan, jenis kelamin, pekerjaan, industri, geografis, dan informasi dengan struktur permintaan tenaga kerja.
- ketidakcocokkan antara keterampilan (kualifikasi tenaga kerja) yang dibutuhkan dan keterampilan,cth,dampak kemajuan teknologi, perubahan sellera, persaingan antar perusahaan
cth.kurangnya permintaan pakaian pada tukang jahit trdisonal karena adanyan peruasahan  industri  garmen,hal ini menyebabkan tukang jahit menganggur
cara-cara mengatasi pengangguran structural
·         Peningkatan mobilitas modal dan  tenaga kerja
·         Memindahkan tenaga kerja  dari tempat yang kelebihan ke tempat yang kekurangan
·         Mengadakan pelatihan tenaga kerja
·         Mendirikan industri tenaga kerja pada  wilayah yang mengalami pengangguran
b.      Pengangguran siklikal, disebabkan karena naik-turunnya aktivitas atau keadaan perekonomian suatu Negara
Suatu ketika perekonomian mengalami masa pertumbuhan (naik)dan kadang turun maka permintaan barang juga akan menurun
Pengangguran ini disebabkan oleh adanya siklus konjungtur. Artinya, negara yang sedang mengalami resesi atau depresi akan mengurangi/menurunkan jumlah produksinya. Hal ini akan mengibatkan adanya pengurangan tenaga kerja. Dengan adanya pengurangan jumlah produksi tersebut berarti tingkat pengangguran meningkat. Sebaliknya, di saat ekonomi booming pengangguran berkurang
Cth,pada tahun 19997  indonesia mengalami krisis moneter  dan pada waktu iti banyak perusahaan yang di tutup maka banyak karyawan yang di PHK ,mereka inilah yang di sebut pengangguran siklus.
                               Cara mengatasi :
·         Mengarakan masyarakat terhadap barang dan jasa
·         Meningkatkan daya beli masyarakat .
c.       Pengangguran musiman;
-Ada industri yang hanya bekerja pada musim-musim tertentu sehingga mengakibatkan terjadi pengangguran musiman. Tenaga kerja industri tersebut tidak bekerja sepanjang tahun tetapi, hanya bekerja pada musim-musim tertentu saja. Misalnya, pada saat mengolah tanah dan bertanam, kegiatan industri di pertanian sangat sibuk sehingga tidak terlihat adanya pengangguran. Namun setelah selesai menanam sehingga menunggu saat panen, kegiatan/kesibukan petani relatif sangat sedikit, bahkan seolah-olah petani terebut kelihatan menganggur
-terjadi sewaktu-waktu artinya mereka hanya menganggur pada waktu tertentu dan pada waktu lain mereka bekerja.
Cth, seorang petani pada musim hujan bekerja  di sawah dan msim kemarau menganggur
Cara mengatasi :
·         Pemberian informasi yang cepat jika ada lowongan kerja di sector lain.
·         Melakukan pelatihan di bidang ketrampilan lain untuk memanfaatkan waktu ketika menunggu musin tertentu.     
d.      Pengangguran teknologi
-  Dengan adanya mekanisasi (penggunaan mesin-mesin) canggih akibat kemajuan teknologi berarti aakn mengurangi penggunaan tenaga kerja manusia. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya pengangguran
-Adanya perubahan struktur ekonomi karena semakin canggihnya teknik produksi ,hal ini menyebabkan perusahaan menggatikan tenaga manusia dengan mesin (robotisasi,computerisasi)

Cth ; proses pembangunan jalan raya saat ini menggunakan mesin –mesin  berat untuk meratakan ,mnggali ,mengangkut ,tanah pasir dan batu.
Cara mengatasinya:
·         Seseorang harus selektif mimilih teknologi
·         Meningkatkan SDM
·         Menguasai teknologi, cth computer,mesin mesin operasional
e.       Pengangguran friksional(frictional unemployment)
-Pengangguran ini terjadi karena angkatan kerja tersebut memang belum mendapat lapangan kerja. Misalnya, menganggur satu atau dua bulan setelah lulus sekolah.

       Seseorang tidak berkerja karena  ingim memperoleh pekerjan yang       lebih baik, sering di sebut pengangguran normal
Cth; seseorang yang bekerja pada perusahaan misalnya dengan gaji Rp.300.000/bulan dan merasa tidak cocok dengan gaji tersebut dan ingin pindah ke perusahaan lain.
Cara mengatasi :
b.      Perluasan kesempatan kerja dengan cara mendirikan industri baru terutama yang bersifat padat karya,
a.       Deregulasi dan debirokratisasi diberbagai bidang industri untuk merangsang timbulnya investasi baru,
b.      Pembukaan proyek-proyek umum oleh pemerintah seperti pembangunan jalan raya, jembatan,irigasi,PLTA, PLTU sehingga bias menyerap tenaga kerja secara langsung maupun merangsang investasi baru dari kalangan swasta,
c.       Pengembangan sector informal, seperti pengembangan home industri,
Pengembangan program transmigrasi untuk menyerap tenaga kerja di sector agraris dan informal.

About IKASMEDIA.COM

IKASMEDIA adalah blog yang didedikasikan untuk membangun pendidikan melalui khususnya pendidikan di daerah 3T Mari bersama membangun indonesia menuju generasi emas dan indonesia sejahterah. Kupang 2015

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2015 IKASMEDIA™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.