Monday, April 2, 2012

Contoh Bahan Ajar Ketenagakerjaan SMA Kelas 2 (Bag.1)

Posted By: Randy Ikas - Monday, April 02, 2012

Share

& Comment


MATERI  1
Tujuan pembelajaran
Siswa dapat :
a.       Menjelaskan pengertian jumlah penduduk, tenaga kerja, angkatan kerja dan kesempatan kerja
b.      Menjelaskan hubungan antara angkatan kerja dan pendapatan nasional
c.       Mengambar bagan hubungan  penduduk dan tenaga kerja
d.      Menjelaskan system upah yang berlaku di Indonesia
e.       Menjelaskan  cara meningkatkan kualitas tenaga kerja
f.         Menjelaskan system pengupahan dan penggajian

Topik Inti:
·         Hubungan antar jumlah penduduk, angkatan kerja, kesempatan kerja, dan         pengangguran
·         Kualitas Tenaga Kerja
·          System upah yang berlaku di Indonesia .

 A.    HUBUNGAN ANTAR JUMLAH PENDUDUK, ANGKATAN KERJA, KESEMPATAN KERJA, DAN       PENGANGGURAN

1.      Definisi Kesempatan Kerja
Kesempatan kerja merupakan salah satu aspek penting dari pembangunan ekonomi. Pada dasarnya, bagaimana mengurangi tingkat pengangguran adalah masalah utama di setiap negara, namun intensitasnya di setiap negara tentu saja berbeda. Perbedaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan pada faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kesempatan kerja, perkembangan perekonomian negara secara keseluruhan, penerapan teknologi yang lebih maju, dan sebagainya.
Bila dilihat secara khusus, Indonesia selama krisis moneter mengalami kemunduran, baik perkembangan perekonomian secara keseluruhan maupun pertumbuhan ekonominya. Hal ini tentu sangat mempengaruhi besarnya tingkat kesempatan kerja.

Kesempatan kerja diartikan sebagai jumlah lapangan perkerjaan yang sudah ditempati (employment) dan masih lowong (vacancy). Pada dasarnya, kesempatan kerja adalah permasalahan setiap negara, baik negara maju maupun negara yang sedang berkembang. Namun, intensitas permasalahannya bagi setiap negara tidaklah sama. Apalagi jika dilihat pada kondisi perekonomian Indonesia dalam tiga tahun terakhir yang mengalami krisis.

Kesempatan kerja : suatu keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja dan diisi oleh pencari kerja.
Pasar tenaga kerja : keseluruhan aktivitas yang mempertemukan penawaran tenaga kerja (pencari kerja) dengan permintaan tenaga kerja (lowongan kerja
Untuk memahami konsep kesempatan kerja, perlu diperhatikan beberapa konsep lain yang sangat erat hubungannya dengan masalah kesempatan kerja. Konsep tersebut adalah sebagai berikut.

a.      Tenaga Kerja
Tenaga kerja adalah bagian dari penduduk dalam usia kerja, baik yang bekerja  maupun aktif mencari kerja yang masih ingin dan mampu melakukan pekerjaan. Setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat (usia 10 -64 tahun)

b.      Angkatan Kerja

      Angkatan kerja adalah jumlah keseluruhan pekerja yang tersedia untuk lapangan pekerjaan dalam sebuah negara. Angkatan kerja tersebut terdiri dari orang yang   bekerja sebagai pegawai, orang yang bekerja untuk diri sediri, dan orang-orang yang        pada saat yang sama tidak memiliki pekerjaan. Ukuran besarnya angakatan kerja          tergantung pada besarnya jumlah penduduk yang sedang mencari kerja.

c.       Menganggur/penganggur
Penganggur adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan dalam kurun waktu seminggu sebelum pendataan dan sedang berusaha mencari pekerjaan. Pengertian ini mencakup orang yang sedang menunggu panggilan terhadap lamaran pekerjaan yang diajukan atau sedang tidak mencari pekerjaan karena beranggapan tidak ada kesempatan kerja walaupun mampu bekerja.

2.      Hubungan antar Jumlah Penduduk, Angkatan Kerja, Kesempatan Kerja, dan Pengangguran

Antara jumlah penduduk, kesempatan kerja, dan pengangguran terdapat hubungan yang sangat erat antara satu sama dengan lainnya. Misalnya, jumlah penduduk di negara yang memiliki angka kelahiran tinggi merupakan salah satu faktor penyebab meledaknya jumlah angkatan kerja. Di negara yang jumlah penduduknya banyak berarti angkatan kerjanya pun banyak. Jumlah angkatan kerja yang banyak belum tentu semuanya mendapatkan lapangan kerja. Hal ini mengingat sangat terbatasnya lapangan kerja, apalagi di  negara yang sedang berkembang. Bila sebagian dari angkatan kerja tersebut tidak mendapatkan kesempatan kerja/lapangan kerja maka akan terjadi penganggura

Hubungan tersebut bisa diartikan saling mempengaruhi karena jumlah penduduk yang besar dapat berakibat besarnya angkatan kerja, maka haya sebagian besar saja dari angkatan kerja yang menjadi tenaga kerja. Bila kesempatan kerja tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja akan berakibat meningkatnya pengangguran. Selain itu, besarnya pertumbuhan angkatan kerja setiap tahun sangat dipengaruhi oleh besarnya pertumbuhan penduduk secara keseluruuhan. Hubungan lain dapat dilihat bahwa jumlah angkatan kerja juga dipengaruhi oleh proporsi penduduk yang telah masuk usia kerja dan tingkat partisipasi angkatan kerja di dalam pasar tenaga kerja.

Hubungan antara jumlah penduduk ,angkatan kerja, kesempatan kerja dan pengangguran.
a.       Kesempatan kerja dan pendapatan nasional
Perluasan kesempatan kerja sangat penting untuk tenaga kerja karena menyangkut pemenuhan kesejahteraan hidup,tenaga kerja bekerja untuk memperoleh balas jasa berupa upah atau gaji.
b.      Kesempatan kerja berkaitan dengan pendapatan nasional karena GDP merupakan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan penduduk dalam suatu Negara, dalam satu tahun.
Semakin banysk barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu Negara semakin tinggi GDP memungkinkan pembentukan modal menjadi lebih besar melalui tabungan perorangan / perusahaan / pemerintah. Tabungan tersebut memberikan kesempatan membentuk investasi yang menyebabkan perluasan usaha yang berarti menciptakan kesempatan baru.
Perluasan kesempatan kerja merupakan tolak ukur keberhasilan pembangunan alsannya kesempatan kerja tidak hanya mempunyai arti ekonomis tetapi juga arti kemanusiaan yaitu menumbuhkan mutu SDM.
c.       Kebijakan perluasan kesempatan kerja di Indonesia :
1)      Kebijakan umum perluasan lapangan kerja, menyangkut kebijakan produksi, investasi, teknologi, prasarana fisik,ekspor-impor, dan harga.
2)      Kebijakan sektoral, menekankan perluasan lapangan kerja sebagai salah satu dari setiap program pembanguna sektoral. Hal ini berarti bahwa perluasan lapangan kerja adalah bagian yang integral dari pengangguran itu sendiri.
3)      Kebijakan pembangunan daerah, mencakup upay perluasan lapangan kerja yang dilakukan melalui pemerataaan pembangunan di daerah. Oleh sebab itu, pembangunan daerah perlu diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dan pemerataan pembangunan masing-masing daerah sesuai dengan potensi dan kebutuhannya sehingga dapat dicapai perluasan dan pemerataan kesempatan kerja di daerah.
d.      Untuk mengisi lowongan kerja seorang pengusaha harus mempertimbangkan
1)      Jenis dan tingkat pendidikan calon TK
2)      Keahlian khusus
3)      Pengalaman kerja
4)      Kesehatan
5)      Kejujuran, sikap dan penampilan.
e.       Menurut prof.Soemitro, perluasan kesempatan kerja dapat dilakukan dengan 2 cara :
1)      Pengembangan industri padat karya
2)      Membuks proyek pekerjaan umum

About IKASMEDIA.COM

IKASMEDIA adalah blog yang didedikasikan untuk membangun pendidikan melalui khususnya pendidikan di daerah 3T Mari bersama membangun indonesia menuju generasi emas dan indonesia sejahterah. Kupang 2015

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2015 IKASMEDIA™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.